Menyapa Sang Surya


OM

Bagaikan matahari kembar, ke dua mata ini menatap jauh.
Bagaikan gunung kembar, ke dua dada ini memuncak di keindahan alam.

Bulu tubuhku menghiasi ibu pertiwi, laksana rerumputan tanpa batas.
Bunga bunga bermekaran indah, dari setiap pusat nadiku.

Hembusan angin menerpa uraian rambutku, selembut berkas cahaya.
Telinga ini terserap di keheningan indahnya suara musik alam.

Lidah seakan bergetar mengiringi irama dari dalam jantungku.
Hamparan langit biru tak ternoda membisu dalam tenggorokanku.

Kilatan petir menyambar diseluruh pembuluh darahku.
Percikan api magma, terpancar dari dasar paling dalam.

Laksana pohon raksasa tanpa cabang, menggapai langit tanpa ujung.
Aku bersandarkan diri padanya, menatap keagungan sang Surya.

O sang Surya, sang pencerah seisi jagat raya
Diri ini terpesona akan dirimu, yang penuh kasih itu.

O api suci yang telah menjulur tinggi, sang Jyotir Lingga.
Padamu yang telah bersatu dengan sang Surya.

Anakmu ini selalu ada dalam sinarmu yang bulat itu.
Biarlah Aku terdiam sebagai titik cahaya.
Secerah bintang di dalam pusat lingkaranmu.

Biarlah pikiran ini bertindak laksana bulan sabit.
Sebagai penopang poros kehidupan.
Ku jadikan tubuh ini sebagai Lingga mayamu.
Biarlah suaraku selalu bergema di alam ini.

OM


Berbagi adalah wujud Cinta

Berbagi pengetahuan tidak akan membuat kekurangan